Loading...

Waduh! PT LIB Berencana Larang Penyerang Asing Bermain di Liga 1, Setuju?


Kompetisi Liga 1 2018 masih berlangsung dan memasuki pekan ke-20. Turnamen sepakbola kasta tertinggi Indonesia ini rencananya akan berakhir pada bulan Desember 2018.

Namun, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga sudah memiliki rencana untuk kompetisi yang akan datang.

Salah satunya adalah larangan bagi striker asing untuk bermain di Liga 1. Tentus aja rencanya itu masih dalam pembahasan dengan pihak PSSI dan klub.
"Itu masih tahap rencana dan masukan juga dari klub Liga 1 2019," kata COO PT LIB, Tigorshalom Boboy.
Rencana regulasi tersebut dianggap menjadi solusi lantaran saat ini di Indonesia penyerang-penyerang lokal masih kurang mampu bersaing dengan penyerang asing.

Alhasil Indonesia kekurangan striker lokal berkualitas. Lihat saja banyak klub Liga 1 yang lebih percaya menggunakan striker asing ketimbang lokal.

Dari daftar top scorer sementara Liga 1 2018, hanya Samsul Arif (Barito Putera) dan Stefano Lilipaly (Bali United) yang masuk 10 besar dengan sama-sama mencetak 10 gol sampai pekan ke-20

Kedua pemain itu kalah bersaing dari Fernando Rodriguez (Mitra Kukar), Ezechiel Ndouassel (Persib Bandung), dan David da Silva (Persebaya Surabaya).

Jika regulasi ini diterapkan diharapkan akan berdampak positif bagi Timnas Indonesia.

Saat ini, Timnas Indonesia U23 yang berlaga di Asian Games 2018 juga mengandalkan striker naturalisasi, Alberto Goncalves.
"Pemain lokal yang tersubur hanya dua, Lilipaly dan Samsul Arif. Lilipaly pun juga pemain naturalisasi," kata Tigor.
"Kami juga akan meminta masukan ini kepada klub karena kompetisi itu tentu saja untuk menghasilkan pemain-pemain terbaik untuk timnas Indonesia," kata Tigor menambahkan.
"Regulasi musim depan pemain asing tidak boleh di lini depan bisa saja terjadi karena ini juga untuk timnas Indonesia. Kapan terakhir kita punya penyerang berkualitas," kata Tigor.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel