Karena Masalah Ini, Sriwijaya FC Terancam Disanksi FIFA

shares |


Sriwijaya FC terancam disanksi FIFA jika tidak segera menyelesiakan permasalahan internalnya. Sriwijaya FC dikabarkan tengah mengalami masalah finansial dan belum bisa membayar gaji para pemainnya.

Akibatnya, para pemain pun banyak melakukan sindiran kepada tim bahkan hingga mengunjungi Kantor Sekretariat Manajemen Sriwijaya FC di Cafe n' Resto Sriwijaya, Palembang pada Jumat (29/6/2018).

Pihak manajemen mengungkapkan kendala pembayaran gaji bukan karena tidak ada dana melainkan karena masalah teknis.
"Kemarin, kan, banyak bank yang tutup karena tanggal merah. Lalu ini, kan, ada beberapa sponsor lagi yang belum terealisasi. Ini yang dalam proses," ujar Sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid.
Seperti dikutip dari laman Bolasport.com, Faisal mengungkapkan bahwa manajemen terlambat memberikan gaji pemain selama nyaris dua bulan.
"Ya, salah satu diskusi kemarin mengenai gaji. (Terlambat) Satu bulan, kalau lewat bulan Juni ini, berarti jadi (2 bulan)," kata Faisal.
Ia meminta semua pihak tidak perlu khawatir dan bersabar, hanya saja dia belum bisa memastikan kapan hak untuk pemain, pelatih, dan ofisial tim itu dapat direalisasikan.
"Makanya ini yang kami sampaikan agar pemain dan pelatih enggak usah khawatir dulu, kami sedang bekerja. Ini akan segera kami rapatkan dengan jajaran manajemen. Plt Direktur Utama sedang konsolidasi," tuturnya.
Namun jika tidak kunjung bisa menyelesaikan permasalahan ini, maka Sriwijaya FC terancam disanksi FIFA dan bisa saja mendapat hukuman pengurangan poin sehingga merosot keposisi bawah klasemen.

Seperti diketahui, enam klub Liga 1 baru saja dikenai sanksi FIFA pada hari jadi PSSI ke-88 Juni kemarin.

Persegres Gresik United, Madura United, Persiwa Wamena, Persik Kediri, Persepam Madura Utama, dan PSIM Yogyakarta mendapatkan sanksi tegas dari FIFA.

Bahkan akibat penunggakan gaji, posisi tim di klasemen harus merosot lantaran mendapat pengurangan poin.

Keputusan sanksi tersebut tak lepas dari para pemain di masing-masing klub yang mengajukan kasus tersebut ke FIFA.

Meski begitu untungnya para pemain Sriwijaya FC sejauh ini belum terdengar kabar mengenai pengajuan kasusnya ke FIFA.  Namun masa tenggang pembayaran satu bulan gaji adalah pada tanggal 10 bulan berikutnya.

Jadi, jika tak kunjung dibayar hingga 10 Juli, maka dipastikan gaji pemain Sriwijaya FC belum terbayarkan selama dua bulan.

Sumber: BolaSport.com

Related Posts