Dikalahkan Arema FC Melalui Penalti, Perseru Anggap Wasit Tidak Fair

shares |


Pertandingan kontra Arema FC selayaknya menjadi pertandingan terakhir Perseru Serui jelang libur panjang dengan meraih poin maksimal. Namun sayangnya, Perseru kembali  menelan kekalahan tipis 0-1 oleh Arema FC atau kekalahan yang sama saat kontra Barito Putera.booking hotel,hotel online,travel hotel booking,online hotel booking websites,boking hotel online
"Tapi hasil akhir ini sudah terjadi, dan harus kami syukuri saja hasil ini," tutur pemain belakang Perseru, Donny Harold Minim, saat konferensi pers pasca pertandingan di Stadion Gajayana Malang.
Meski tidak menyesali atas hasil akhir, namun kekalahan tersebut cukup membuatnya lemas. Pasalnya satu-satunya gol yangd icetak Arema FC melalui tendangan penalti. Terlebih Perseru Serui juga harus kehilangan satu pemain lantaran kartu merah.booking hotel,hotel online,travel hotel booking,online hotel booking websites,boking hotel online
Usai tertinggal 0-1 dimenit ke-55, Perseru Serui tampil ngotot untuk menyamakan kedudukan, sayangnya winger mereka yakni Delvin Rumbino harus diusir wasit lantaran mendapat dua kali kartu kuning.booking hotel,hotel online,travel hotel booking,online hotel booking websites,boking hotel online
"Menurut saya, kepemimpinan wasit di pertandingan tadi tidak fair play. Yang penting, kami sudah berusaha dan ini hasil akhirnya," tambah putra daerah Serui, Papua tersebut.
Donny mengeluhkan kartu merah yang diterima rekannya, pasalnya kontak fisik minim dikotak penalti saat menghadang Dedik Detiawan dianggap sebuah pelanggaran keras sehingga Arema FC mendapat hadiah penalti.booking hotel,hotel online,travel hotel booking,online hotel booking websites,boking hotel online
"Tapi saya perlu melihat rekaman video lagi, apakah memang (layak) penalti atau tidak. Saya tidak bisa banyak bicara untuk saat ini," tandas sang pelatih, I Putu Gede.booking hotel,hotel online,travel hotel booking,online hotel booking websites,boking hotel online

Related Posts