Mario Gomez Ancam Mundur, Ini Tanggapan Manajemen Persib Bandung

shares |


Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Kuswara S Taryono menanggapi ancaman mundur dari pelatih kepala Persib, Mario Gomez jika hingga Juni 2018 semua keinginannya tidak bisa terpenuhi.

Sebelumnya saat sesi konferensi pers jelang menghadapi Bali United, Mario Gomez sempat mengungkapkan keluhannya akan fasilitas latihan yang dimiliki oleh Persib Bandung sejauh ini.

Ungkapan Gomez tersebut usai melihat fasilitas mewah tempat latihan Bali United dan membandingkannya dengan milik Persib Bandung. Bahkan menurutnya, Bali United menawarkan Gomez untuk melatih Serdadu Tridatu.

Kuswara mengaku baru mengetahui kabar tersebut dari media massa, dan dia belum bertemu langsung dengan Gomez, karena dirinya baru berangkat ke Bali pada Minggu (27/5/2018) pagi.

Kuswara memastikan akan melakukan pembicaraan dari hati ke hati dengan pelatih asal Argentina tersebut dan hanya menunggu waktu yang tepat saja.
"Saat momen yang pas, kami akan berbicara dengan Gomez dari hati ke hati," kata Kusawara dilansir prfmnews.com, Sabtu (26/5/2018) petang.
Kuswara menerangkan persoalan fasilitas latihan yang dikeluhkan Mario Gomez hanya persoalan teknis saja, selama ini manajemen terus berusaha secara optimal untuk memenuhi keinginan Gomez.

Salah satunya adalah mengupayakan Tim Maung Bandung berlatih di Stadion Sport Jabar Arcamanik, dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
"Soal fasilitas, Persib sudah  mengupayakan dengan optimal. Apa yang diinginkan, manajemen berusaha wujudkan dengan maksimal. Semuanya persoalan teknis saja. Soal lapangan untuk latihan, kita masih bisa upayakan latihan di Arcamanik, GBLA (Gelora Bandung Lautan Api (GBLA)," jelasnya.
Pihaknya juga akan merespon keluhan Mario Gomez dengan bijak, pasalnya pelatih berusia 61 tahun tersebut masih terikat kontrak berdurasi hingga dua tahun.
"Kami hargai sebagai sebuah curahan. Kalau memang ada saran ataupun masukan, sebaiknya disampaikan langsung kepada manajemen daripada media agar tidak menimbulkan berbagai persepsi. Kami respon secara bijak, kita berpikir positif saja yang penting fokus menghadapi Bali," tuntasnya.

Related Posts