Head to Head Dua Stadion Kandang Sriwijaya FC

shares |

Head to Head Dua Stadion Kandang Sriwijaya FC

Sriwijaya FC menjadi tim kebanggaan Sumatera Selatan, tim berjuluk Laskar Wong Kito ini merupakan tim papan atas kompetisi sepakbola tanah air, dua gelar pernah disandingkan sekaligus yakni juara Liga Indonesia dan juara Piala Indonesia pada tahun 2007 silam.

Sebagai tim kebanggaan Sumatera Selatan, Sriwijaya FC juga didukung oleh segudang fasilitas olahraga yang memadai. Sebut saja dua Stadion yang kerap digunakan yaitu Stadion Gelora Sriwijaya dan Stadion Bumi Sriwijaya.

Stadion Gelora Sriwijaya dibangun tahun 2001 lalu untuk perhelatan PON XVI dan sejak itu dijadikan markas Sriwijaya FC. Namun stadion ini saat ini tengah direnovasi untuk keperluan Asian Games 2018. Kini Sriwijaya FC harus mengungsi ke Stadion Bumi Sriwijaya.

Meski kedua Stadion ini akan digunakan untuk Asian Games 2018, namun proses renovasi Stadion Bumi Sriwijaya FC sudah selesai dilakuan renovasi sehingga sudah bisa digunakan oleh Laskar Wong Kito. Nah menarik jika melihat dua Stadion ini, kami akan susun head to head dari kedua Stadion markas Sriwijaya FC, berikut ulasannya.

Stadion Bersejarah

Stadion Bumi Sriwijaya lebih dulu dibangun yakni pada tahun 1971 untuk perhelatan Pekan Olahraga Mahasiswa (POM) IX. Sementara Stadion Gelora Sriwijaya dibandung tahun 2001 lalu untuk PON XVI 2004. Meski sama-sama bersejarah, namun Stadion Gelora Sriwijaya lebih memberikan kesan mendalam bagi Sriwijaya FC dan fans, pasalnya di Stadion ini menjadi saksi tim kebanggaan Sumsel meraih dua gelar tertinggi sepakbola Indonesia yaitu Liga Indonesia dan Piala Indonesia.

Kapasitas Stadion

Gelora Sriwijaya unggul mutlak atas Bumi Sriwijaya dari sisi kapasitas penonton. Di Stadion Gelora Sriwijaya mampu menampung 36.000-40.000 penonton, hal ini juga terlihat dari ukuran Stadion yang lebih besar. Sementara di Stadion Bumi Sriwijaya hanya sanggup menampung 15.000 penonton, namun saat ini kapasitas tersebut semakin menyusut karena pemasangan kursi penonton, diperkirakan stadion ini hanya sanggup menampung 8000 hingga 10000 penonton saja.

Stadion Untuk Laga Internasional

Stadion Gelora Sriwijaya pernah digunakan untuk Piala Asia 2007, SEA Games 2017, dan juga Islamic Solidarity Games 2013. Sedangkan Bumi Sriwijaya baru digunakan pada ajang Islamic Solidarity Games 2013 dan Asean University Games 2014. Asian Games 2018 kali ini kedua stadion akan digunakan untuk cabang sepakbola, namun untuk Bumi Sriwijaya khusus untuk sepakbola putri.

Related Posts