Loading...

Waduh, Inilah yang Bisa Selamatkan Persib Bandung dari Hukuman Degradasi

Waduh, Inilah yang Bisa Selamatkan Persib Bandung dari Hukuman Degradasi

Liga1ina.com. Pertandingan pekan ke-33 Gojek Traveloka Liga 1 antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung, Jumat (3/11) di Stadion Manahan, Solo berakhir dengan kemenangan WO untuk Persija Jakarta. Saat itu, Persib Bandung dianggap "mogok bertanding" pada menit ke-81.

Menanggapi hal itu, Chief Operation Officer PT Liga Indonesia Baru (LIB), Tigor Shalom Boboy mengatakan bisa saja Maung Bandung mendapat hukuman berat. Jika mengacu pada regulasi yang tertera dalam Pasal 13 Ayat 1 b dan c, hukuman Persib Bandung yakni turun kasta ke kompetisi Liga 2 musim depan.

Seperti diketahui sebelumnya, Persib Bandung merasa tidak puas dengan kepemimpinan wasit asal Australia, Shaun Evans. Saat pertandingan, Persib Bandung sebenarnya mampu mencetak gol pembuka melalui sundulan Ecezhiel Ndousel pada menit ke-27. Dari rekaman televisi terlihat jelas bola sebenarnya masuk kedalam gawang Persija Jakarta, namun wasit berkata lain, hakim garis tak melihat bola masuk sehingga gol dianulir.

Puncaknya dibabak kedua, Vladimir Vujovic harus menerima kartu merah lantaran melakukan protes berlebihan. Kubu Persib Bandung merasa kecewa dan menarik para pemainnya kepinggir lapangan dengan waktu yang cukup lama. Aksi tersebut dianggap sebagai Walk Out oleh wasit sehingga pertandingan dihentikan dan kemenangan diberikan untuk Persija Jakarta tepat pada menit ke-81. Saat itupun Persija Jakarta tengah unggul 1-0.
"Ya, sesuai regulasi yang ada seperti itu dan Persib harus menerima hukuman itu, tapi saya gak bisa banyak komentar karena sudah ada Komisi Disiplin PSSI yang akan membahasnya," kata Tigor Shalom Boboy seperti dikutip dari BolaSport.com, Sabtu (4/11/2017).
Tigor Shalom Boboy menegaskan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh pada kasus Persija versus Persib Bandung. Juga Komdis PSSI akan menentukan hukuman yang pas bagi Maung Bandung.

Meski jika mengacu pada regulasi Persib bisa dikenakan hukuman Degradasi, namun menurut Tigor jika tak ditemukan beberapa fakta dilapangan, maka sanksi tersebut bisa jadi tak akan menimpa Persib.
"Jadi nanti Komdis PSSI akan membahas permasalahan ini kasus per kasus, Permasalahan yang terjadi di awal, lalu setelah itu apa lagi masalahnya, sampai benar-benar mengetahui apa yang sebenarnya terjadi," ucap Tigor Shalom Boboy.
"Bisa saja hukuman itu tidak diberikan. Semuanya tergantung dari fakta-fakta yang terjadi di lapangan," kata Tigor Shalom Boboy.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel