Loading...

Manajer Persib Dihukum Tak Boleh Berkecimpung di Sepakbola Nasional

Manajer Persib Dihukum Tak Boleh Berkecimpung di Sepakbola Nasional

Publik sepakbola nasional nampaknya masih memberikan perhatian lebih kepada Persib Bandung atas aksi Walk Out saat melawan Persija Jakarta dipekan ke-33 Gojek Traveloka Liga 1 yang berlangsung di Stadion Manahan, Solo, Jumat (3/11) lalu.

Atas aksi tersebut, Persib Bandung terancam hukuman berat yakni terlempar ke divisi dua (Liga 2) lantaran dihapuskan semua perolehan poin selama mengikuti kompetisi Liga 1 musim 2017 ini. Hal ini jika mengacu pada regulasi kompetisi yakni pasal 13 ayat 1 poin C yang berbunyi “Setiap klub dapat dianggap dan dinyatakan mengdurkan diri dari Liga 1 apabila: menolak untuk mlanjutkan pertandingan Liga 1 atau meninggalkan lapangan atau stadion sebelum selesainya pertandingan yang dijalankan”.

Namun, status sanksi terhadap Persib Bandung masih belum diumumkan hingga saat ini, hanya saja manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mendapat sanksi tegas dari PSSI yakni tak boleh berkecimpung di sepakbola Indonesia selama 6 bulan serta harus membayar denda sebesar Rp.50 juta. Keputusan ini diambil setelah Komisi Disiplin PSSI menggelar sidang pada Selasa (07/11/17).

Dalam rilisnya menyebutkan, Umuh Muchtar terbukti mengajak para pemain untuk tak melanjutkan pertandingan sehingga Persib Bandung dianggap telah melakukan aksi mogok yang berujung WO. Sementara hukuman untuk Persib Bandung akan menunggu bukti-bukti pendukungnya.
“Regulasi itu ranahnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator kompetisi. Hukuman (untuk Persib) belum diputuskan. Hasil sudah ada tapi perlu pendalaman. Kita akan kumpulkan bukti sebesar-besarnya dan sedalam-dalamnya," ujar Ketua Komdis, Asep Edwin Firdaus.
Disisi lain, Asep menegaskan sanksi degradasi kepada Persib Bandung bukanlah wewenangnya melainkan wewenang PT Liga Indonesia baru (PT LIB) selaku operator liga.
"Kita belum mendengar keterangan PT LIB. Ada kode etik disiplin, ada regulasi. Regulasi wewenang PT LIB, termasuk pasal ke-13. Harus dibaca pasal 13, salah satunya mundur di lapangan," pungkas Asep.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel