Loading...

Tak Terdaftar di AFC, Indonesia Terancam Gagal Kirim Wakil ke Liga Champions Asia

Tak Terdaftar di AFC, Indonesia Terancam Gagal Kirim Wakil ke Liga Champions Asia

Liga1ina.com. Sekretaris Umum Persiba Balikpapan Irfan Taufik menilai kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 musim ini dianggap dijalankan dengan setengah hati oleh PSSI. Pasalnya ada beberapa klub yang dinilai tak terdaftar di AFC. PSSI dianggap tak tegas dalam menerapkan Club Licensing Regulations (CLR) sesuai standar AFC.

Tentu saja hal itu berdampak pada peserta Liga 1 kali ini lantaran kemungkinan juara Liga 1 ataupun runner up tak bisa mewakili Indonesia di kompetisi Asia seperti Piala AFC atau Liga Champions Asia (LCA).
“Ada klub yang tidak terdaftar di AFC tapi berlaga di Liga 1 ini kan jadi masalah.  Kalau mereka juara, siapa yang mewakili di Liga Champions Asia, kan ini juga jadi masalah,” ungkap Irfan.
Meski begitu, Irfan enggan membeberkan nama-nama klub yang dimaksud. Hanya saja dia menyayangkan langkah PSSI yang dianggap tak tegas dan seolah membiarkan. Padahal kompetisi Liga 1 kali ini tinggal mentisakan sedikit pertandingan lagi.
“Coba tanya saja sama PSSI ada enggak klub yang tidak terdaftar di AFC berlaga di Liga 1, karena aturannya itu ada di federasi  (PSSI). Harusnya begitu (klub terdaftar) di AFC,” imbuh dia seperti dikutip dari Indosport.
Menurut Club Licensing Regulations (CLR) standar AFC dikatakan bahwa setidaknya ada lima aspek yang harus dipenuhi oleh klub agar kompetisi sepakbola kasta tertinggi bisa dijalankan.
“Aspek finansial, ada klub yang menunggak gajinya dan ada klub yang tidak punya stadion. Memang seluruh klub masih mengandalkan infrastruktur dari pemerintah. Begitu juga, untuk tahun 2017 ini sudah begitu banyak dengan berbagai kebijakkan-kebijakkan regulasi yang tidak jelas, tidak sesuai AFC,” ungkap dia.
Irfan pun berharap, kompetisi musim depan, PSSI harus tegas menerapkan Club Licensing Regulations yang sesuai aturan standar AFC.
“Kita mendorong harus diterapkan Club Licensing Regulations. Tidak ada lagi perubahan-perubahan regulasi,” pungkasnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel