Ngeri! Berani Boikot Liga 1, Inilah 4 Ancaman yang Harus Diterima

shares |

Ngeri! Berani Boikot Liga 1, Ini 4 Ancaman yang Harus Diterima

Liga1ina.com. Jelang berakhirnya kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 justru muncul polemik yang melibatkan banyak klub pesertanya. Forum Komunikasi Klub Profesional Sepabola Indonesia (FKKPSI) yang didalamnya terdapat 15 klub peserta Liga 1 mengungkapkan kekecewaannya kepada PT LIB selaku operator Liga 1.

Mereka merasa tidak puas dengan kompetisi liga musim ini, setidaknya ada tiga aspek tuntutan yang disampaikan kepada PT LIB yang meliputi aspek teknis, aspek bisnis, dan aspek legal. Bahkan kabarnya FKKPSI sempat melayangkan surat protes akan tiga aspek tersebut ke PT LIB.

Mereka menuntut dan memberikan batas waktu kepada PT LIB untuk memenuhi semua aspek yang menjadi masalah. Jika tidak terpenuhi maka 15 klub tersebut mengancam akan memboikot kompetisi dengan mogok bertanding.

Direktur Utama PT LIB, Berlinton Siahaan mengaku terkejut dengan aksi tersebut mengingat selama ini kompetisi berjalan dengan baik-baik saja.
"Kami cukup terkejut, ini kompetisi mau berakhir kenapa tiba-tiba ada hal tersebut. Kami sudah berikan yang terbaik bagi mereka tapi tetap saja masih seperti ini," ucap Berlinton.
"Kalau mereka mau melakukan mogok ya silakan saja. Tapi sepatutnya hal tersebut tidak dilakukan. Kalau ada yang tidak puas kan ada jalurnya tidak usah ribut-ribut seperti ini," jelas dia seperti dikutip dari laman Indosport.
Meski PT LIB mempersilahkan 15 klub tersebut untuk mogok bertanding, namun sepertinya mereka harus berpikir ulang lantaran akan ada hukuman berat menanti. Setidaknya ada 4 hukuman berat yang siap diterima, diantaranya.

1. Penghapusan Seluruh Nilai
"Poin mereka akan di nol kan. Jadi apa yang mereka raih selama kompetisi akan tidak dianggap,".COO PT LIB, Tigor Shalom Boboy.
2. Hukuman Degradasi
"Mereka juga terancam degradasi, tapi itu nanti akan melalui proses Komisi Disiplin terlebih dahulu untuk menentukan akan level divisi kedepannya," tambah Tigor.
3. Diharuskan Mengembalikan Seluruh Uang Subsidi
"Kita ini kan sebalumnya ada perjanjian dimana ada hak dan kewajiban. Kita sebagai operator memang memiliki kewajiban memberikan dana subsidi sebesar 7,5 miliar dan itu sudah kita berikan memang belum semua," ucap Berlinton.
"Tapi kita tidak pernah telat, setiap bulannya selalu kita berikan. Tapi bila mogok bisa saja hal itu harus dikembalikan semua," jelas dia.
4. Terancam Hukuman Pidana
"Sebagai pihak yang terikat kontrak, klub harus menjalnkan kewajibannya. Disini kan kewajiban mereka melaksanakan pertandingan, ya itu harus jalan," ucap Komisari PT LIB, Rambun Tjayo.
"Pertandingan itu kan ada kewajiban bisnis dengan pihak ketiga. Bila dari pemogokan tersebut ada kerugian kami bisa saja menuntut mereka,"  tambahnya.
sumber: Indosport 

Related Posts