Persib kena Apes! Dua Pemain Pilarnya Mendapat Perpanjangan Sanksi

shares |

Persib kena Apes! Dua Pemain Pilarnya Mendapat Perpanjangan Sanksi

Liga1ina.com. Persib Bandung kena apes usai gagal tanding melawan Borneo FC. Pasalnya dua pemain pilarnya yakni Tony Sucipto dan Michael Essien mendapatkan sanksi perpanjangan. Keduanya sebelumnya mendapat hukuman akumulasi kartu kuning dan berlaku saat Persib tandang ke markas Borneo FC. Lantaran tak jadi bertanding, maka hukuman tersebut diperpanjang hingga saat melawan Bali United.

Hal ini diungkapkan oleh asisten pelatih Persib Bandung, Herrie Setyawan. Kedua pemain dipastikan tak akan tampil saat Persib Bandung menjamu Bali United di Stadion Si Jalak Harupat Kabupaten Bandung, Kamis (21/9/2017).
"Dalam regulasi tidak dicantumkan bahwa Tony dan Essien tidak boleh main saat melawan Borneo. Tapi disebutkan bahwa mereka tidak boleh main satu kali pertandingan. Maka lawan Bali tidak boleh (main)," ujar Herrie seusai memimpin sesi latihan di Lapangan Lodaya Bandung, Kamis (14/9/2017).
Tentu saja jika pertandingan melawan Borneo FC jadi dilaksanakan, maka pertandingan berat melawan Bali United kedua pemain tersebut sudah pasti bisa dimainkan. Meski begitu, Herrie tak terlalu mempermasalahkannya. Pasalnya dia percaya para pemain lainnya masih bisa memerankan posisi yang ditinggalkan Michael Essien dan Tony Sucipto.
"Kami sudah siapkan semuanya. Tidak hanya melawan Borneo, tapi kami juga sudah memikirkan saat menghadapi Bali United. Seperti yang saya bilang, masih banyak pemain untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Tony dan Essien," tegasnya.
Gagalnya ke Samarinda juga memberikan kerugian besar bagi Persib dari segi finansial. Pasalnya skuad Maung Bandung sudah membeli tiket pesawat pulang pergi dengan uang yang dikeluarkan mencapai ratusan juta. Hal ini diungkapkan oleh manajer Tim Umuh Muchtar.
"Sebetulnya sayang ya pemberitahuannya mendadak sekali, orang sudah pada kumpul mau berangkat baru ada pemberitahuan. Kalau ke manajemen jam 12 malam. Tiket udah ada hotel sudah disiapkan," kata Umuh, Kamis (14/09/17).
"Nanti saya tanyakan kepada PT LIB soal kerugian itu. Kerugian di bawah Rp100 juta dengan semua, kalau semua sampai pulang saya taksir Rp140 juta," jelasnya.

Related Posts