Ultras Malaysia Janti Tak akan Teror Suporter Indonesia

shares |

Ultras Malaysia Janti Tak akan Teror Suporter Indonesia

Liga1ina.com. Pertandingan besar akan tersaji di Stadion Shah Alam hari ini, Sabtu (26/8) mempertemukan tuan rumah Malaysia melawan Timnas Indonesia. Laga ini sarat gengsi dan paling menyita publik kedua negara. Maka tak heran puluhan ribu suporter bakalan memadati stadion demi menyaksikan laga besar tersebut.

Hal itu memunculkan kekhawatiran akan adanya bentrok antar kedua suporter, Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sampai merasa perlu meminta jaminan kepada kelompok suporter garis keras Malaysia (Ultras Malaya) untuk tidak mengganggu suporter Indonesia.

Antuasiasme suporter kedua kesebelasan sangat tinggi untuk menyaksikan laga ini, kabar terbaru menyebutkan sebanyak 80.000 lembar tiket habis terjual sementara jatah untuk suporter Indonesia hanya sebesar 10.000 lembar saja. Itupun belakangan diketahui Indonesia hanya diberi jatah 6 persen dari total kapasitas stadion atau kalau diangkakan sekitar 3600 lembar tiket saja.

Baca: Kecewa! Bukan 10 Ribu, Ternyata Suporter Indonesia Hanya Dijatah 3.600 Tiket Saja

FAM khawatir gesekan antar kedua suporter pecah dilaga nanti malam, pasalnya video ejekan suporter Malaysia kepada suporter Indonesia beberapa tahun lalu kembali menyebar didunia maya. Apalagi hubungan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia sempat tegang jelang ajang SEA Games 2017 ini atas beberapa kasus yang terjadi seperti terbaliknya gambar bendera Merah Putih.

Seperti yang diberitakan situs Malaysia Kini, FAM menggelar pertemuan khusus dengan dua dedengkot Ultras Malaya, Rambo and Mizi pada Jumat (25/8/2017). Dalam pertemuan tersebut dicapai kata sepakat kalau Ultras Malaya akan tertib memberi dukungan pada tim kesayangannya.

Ultras Malaya merupakan kelompok suporter garis keras Malaysia, kelompok ini disinyalir terlibat pengeroyokan kepada salah satu suporter Myanmar pada saat fase grup beberapa waktu lalu.
"Kami sangat menyesalkan terjadinya insiden yang tidak menguntungkan tersebut dan atas dasar persahabatan sesama negara ASEAN kami meminta maaf. Kami telah mencapai kata sepakat dengan Ultras Malaya untuk tidak menyanyikan lagu hinaan di laga SEA Games tersisa 2017, dimulai dengan semifinal melawan Indonesia dan juga pertandingan final jika Malaysia bertanding," ungkap Hamidin Mohd Amin, Sekjen FAM.
Ajakan untuk tertib di stadion juga dilontarkan oleh panpel SEA Games 2017 (Masoc), Menteri Pemuda dan Olahraga, Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM), hingga pelatih kedua tim. Masoc berjanji akan memperketat penjagaan di area stadion.
"Tensi tinggi dan hal-hal semacam itu bisa terjadi. Apa yang ingin saya sampaikan, mulai sekarang pengamanan dan keamanan akan semakin diperketat," kata Tunku Imran Tuanku Ja'afar, Presiden Masoc, seperti dikutip di Today. 

Related Posts