Loading...

Kekacauan dan Tipu-tipu Malaysia di SEA Games 2017, Indonesia Kena Juga

Kekacauan dan Tipu-tipu Malaysia di SEA Games 2017, Indonesia Kena Juga

Liga1ina.com. Ajang multi olehraga se ASEAN telah digelar sejak 14 Agutus 2017 lalu. Kali ini, Malaysia dipilih sebagai tuan rumah pesta olahraga dua tahunan ini dan menjadi yang keenam bagi Malaysia sebagai tuan rumah. Tercatat negeri Upin Ipin tersebut pernah menggelar hajatan ini pada tahun 1965, 1971, 1977, 1989, dan 2001.

Dengan pengalaman tersebut, banyak negara berharap Malaysia bisa menyuguhkan acara yang lebih baik dengan menyenangkan berbagai atlet dari seluruh negara kawasan ASEAN. Namun sayangnya banyak hal yang justru kurang menyenangkan didapatkan oleh para atlit, padahal acara ini baru saja digelar pekan lalu. Nah berikut kami rangkumkan beberapa hal yang menjadi persoalan di SEA Games 2017 kali ini.

1. Timnas U-22 Kena Berbagai Masalah

Usai menghadapi Filipina beberapa waktu lalu, Timnas Indonesia U-22 seperti biasa hendak melakukan latihan di lapangan Kelab Aman, Lorong Damai, Kuala Lumpur. Sayangnya mereka justru diangkut oleh kendaraan berbeda dari biasanya. Kali ini mobil yang ditumpangi lebih sempit sehingga harus berdesakan didalamnya.

Sebelumnya uga terjadi hal yang tak menyenangkan saat Timnas U-22 baru sampai di Malaysia. Mereka hendak melakukan latihan, namun sayang gagal lantaran sopir bus tak mengetahui jalan menuju tujuan sehingga cukup lama menghabiskan waktu dijalanan. Selain itu jelang laga kontra Thailand, skuad Timnas U-22 harus tertahan dipintu masuk stadion Shah Alam lantaran masih digembok cukup lama. Alhasil skuad Garuda Muda sempat mengeluhkan kondisi lapangan yang licin dan rumput tebal, hal ini lantaran Timnas tak sempat mencoba terlebih dahulu kondisi lapangan.

2. Jadwal Siaran Sepakbola Dibatasi

Seumlah negara menyayangkan cabang olahraga sepakbola tak mendapat siaran langsung. Sebut saa Myanmar dimana satu pertandingan Timnas Wanita dan dua pertandingan Timnas Pria yang berlangsung di UITM Stadium tidak bisa disiarkan. Federasi Sepakbola Myanmar (MFF) cukup kecewa dengan hal itu, mereka sempat meminta ijin untuk menyiarkan secara onlie melalui media sosial, namun hal itu ditolak oleh Malaysia karena dianggap melanggar hak cipta.

Malaysia sendiri menganggap tak disiarkannya pertandingan tersebut lantaran di stadion yang digunakan tak memiliki peralatan memadai untuk siaran langsung. Salah satu komentator sepakbola terkemuka Myanmar, Aung Kyaw Kyaw mengatakan tak habis pikir negara Malaysia yang kaya tak bisa mengatasi masalah ini.

"Saya terkejut setelah mengetahui Malaysia, negara yang notabene lebih kaya dari Myanmar, gagal mengatasi siaran langsung event dan kompetisi populer," ujar Aung seperti dikutip dari Myanmar Times.

3. Timnas Sepakbola Wanita Thailand Merasa Ditipu Soal Tempat Latihan

Timnas Putri Thailand meras atertipu oleh pihak penyelenggara, pasalnya diinformasikan sebelumnya tempat latihan untuk skuad yang diasuh oleh Spencer Prior adalah sekitar 3 kilometer dari tempat menginap, namun kenyataannya jaraknya mencapai 30 kilometer. Hal itu membuat mereke terlambat sampai tujuan dan hanya melakukan latihan selama 13 menit saja karena lapangan akan digunakan oleh Myanmar. Namun belakangan kicauan Spencer Prior di twitter dihapus dan meminta maaf kepada Malaysia.

4. Timnas Sepakbola Wanita Myanmar 'Ditelantarkan'

Usai memperoleh kemenangan perdana dengan skor 5-0, Timnas wanita myanmar sempat ditelantarkan hendak pulang ke hotel. Pasalnya sopir bus yang mengangkut mereka tak tau kemana. Akun Facebook Myanmar Football 12th Players dalam posting-annya menyebut supir yang seharusnya menghantarkan para pemain ke tempat penginapan tiba-tiba saja ditangkap oleh kepolisian setempat.

Akibatnya, mereka pun terpaksa terlantar di sekitaran stadion hingga larut malam sampai akhirnya supir pengganti akhirnya datang. Kejadian tersebut pun membuat para pemain Timnas Wanita Myanmar baru bisa beristirahat lebih dari pukul 12 malam.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel