Loading...

Parah! Dipakai Pertandingan Liga 1, Stadion Patriot Bekasi Malah Tak Terawat

Parah! Dipakai Pertandingan Liga 1, Stadion Patriot Bekasi Malah Tak Terawat

Liga1ina.com. Stadion Patriot Chandrabhaga Kota Bekasi, Jawa Barat mengalami kerusakan dan tak terawat semenjak digunakan untuk pertandingan Liga 1 Indonesia 2017.
"Setiap penyewa stadion memang kami minta untuk menanggung biaya perawatan stadion. Itu kewajiban mereka melakukan perbaikan," kata Staf Ahli Wali Kota Bekasi M Ridwan di Bekasi, Senin (17/7).
Dari pantauan Antara di stadion tersebut nampak sejumlah fasilitas tak terawat, kusam dan kotor seperti pada toilet. Tak hanya itu, sejumlah tembok tribun penonton juga penuh dengan coretan yang diduga dilakukan oleh oknum suporter kesebelasan. Dinding-dindingnya juga ada yang mengalami retak, ubin pada lantai juga ada yang mengangkat.
"Toiletnya kotor banget. Saya jijik buang air di sana. Sepertinya tidak pernah dibersihkan oleh petugas," kata salah satu pengunjung stadion, Riesty (30).
Stadion yang pembangunannya selesai pada tahun 2015 tersebut menghabiskan dana sebesar Rp.450 Miliar dan menjadi salah satu stadion kebanggaan Jawa Barat.
"Tapi kok bisa bangunan semegah dan baru ini sudah tidak terawat lagi," tambah Riesty.
Ridwan yang pada pekan lalu masih menjabat sebagai Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata Kota Bekasi mengingatkan kepada tim yang menggunakan stadion ini agar konsisten terhadap komitmennya menjaga dan merawat stadion. Saat ini Persija Jakarta dan Bhayangkara FC menjadi dua tim Liga 1 yang aktif menggunakan stadion tersebut.
"Kami akan meminta mereka untuk menjaga komitmen merawat gedung stadion dengan anggaran swadaya mereka, karena itu bagian dari kesepakatan," kata Ridwan.
"Persija sekali main saja bisa mengantongi uang penjualan tiket sampai Rp 1,9 miliar. Sisihkan sebagian untuk perawatan, paling tidak sampai Rp 10 juta untuk sekali perawatan," tambahnya.
Dikatakan Ridwan, besaran sewa lapangan yang dibebankan kepada penyewa Rp 52 juta berikut bagi hasil penjualan tiket sebesar 10 persen. "Besaran dana itu di luar kesepakatan perawatan gedung selepas pertandingan berlangsung," katanya. [bolalob].

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel