Kata Ismed Sofyan Usai Ribut dengan Jupe dan Vlado

shares |

Kata Ismed Sofyan Usai Ribut dengan Jupe dan Vlado

Liga1ina.com. Pertandingan Persib Bandung kontra Persija Jakarta di pekan ke 16 Gojek Traveloka Liga 1 memang menarik banyak perhatian publik tanah air. Pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada hari Sabtu (22/7) ini berlangsung sengit dengan hasil akhir imbang 1-1.

Banyak intrik dan sandiwara selama pertandingan hingga membuat pertandingan ini semakin menarik untuk disaksikan. Memang hal yang lumrah jika pertandingan besar selalu dibumbui oleh sandiwara layaknya film drama Korea, bahkan laga Real Madrid melawan Barcelona juga tak luput dari aksi-aksi tersebut. Hanya saja beda di Indonesia beda di Eropa dimana intrik tak berujung dengan anarkisme suporter.

Salah satu kejadian yang paling menarik perhatian di laga Persib kontra Persija adalah bersitegang antara Ismed Sofyan dengan dua punggawa Maung Bandung yakni Ahmad Jufriyanto dan Vladimir Vudjovic yang berujung kericuhan dan membuat pertandingan terhenti beberapa lama.

Baca: Deretan 'Sandiwara' di Laga Persib Kontra Persija yang Harus Kamu Ketahui

Awalnya terjadi saat kemelut digawang Persija Jakarta dimana kiper Andritany mencoba mengamankan bola namun Ahmad Jufriyanto sudh kepalang mengayunkan kaki untuk menendang bola. Sontak aksi tersebut menimbulkan protes pemain Persija tak terkecuali Ismed Sofyan yang terlihat lebih keras melakukan protes.

Jupe sempat berniat menghampiri Ismed, tapi dihalangi beberapa pemain termasuk Bambang Pamungkas. Ismed Sofyan pun mengungkapkan kronologis kericuhan yang melibatkan dirinya dan bek Persib Bandung itu.
"Bola saat itu sudah diamankan oleh Andri, tapi Jupe mencoba menendang wajah Andri. Tiba-tiba Vujovic datang ke gawang dan memukul saya," kisah Ismed Sofyan.
Emosi Ismed tak terkendali dengan terus mengacungkan jari kearah Jupe dan harus dihadapkan kepada wasit sambil tetap dijaga rekan-rekannya.
"Saya katakan kepada Jupe bahwa dia tidak boleh seperti itu. Saya katakan bola sudah diamankan oleh Andri dan itu artinya tidak ada pemain yang boleh menyentuhnya. Saya katakan juga, 'Andri itu kan juga teman kamu", tambah Ismed.
Kericuhan tersu berlanjut tak hanya dilapangan, diakhir pertandingan oknum suporter juga turut masuk kelapangan dan melakukan aksi-aksi tak terpuji.

Related Posts