Loading...

Dilibas Bali United, PSM Makassar Disebut Kena Karma?

Dilibas Bali United, PSM Makassar Disebut Kena Karma?

Liga1ina.com. Bali United sukses mencukur PSM Makassar dengan skor telak 3-0 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Minggu (23/7/2017). Kemenangan ini cukup penting bagi Bali United untuk mendongkrak mental pemain, pasalnya PSM Makassar sebagai tim kuat selama 14 pekan sukses menguasai klasemen sementara Liga 1.

Namun kali ini, PSM Makassar makin terusir dari singgasana klasemen atas dan terjun keposisi 5. Rekor buruk PSM saat main tandang diperpanjang Bali United, dari delapan kali main diluar Makassar, PSM Hanya mampu meraih satu kemenangan, tiga kali imbang dan empat kali kekalahan.

Jika melihat statistik tersebut, apa mungkin PSM terkena "karma laga kandang?". Pasalnya dari tujuh kemenangan PSM di Stadion Andi Mattalatta Mattoangin Makassar selalu diwarnai protes dari kubu lawan. Ketujuh kemenangan tersebut tak lepas dari kontroversi seperti empat diraih lewat proses kartu merah buat lawan dan tiga karena penalti.

Kali ini, PSM terkena balasan saat melawan Bali United, dalam satu pertandingan tadi malam PSM langsung mendapat ganjaran penalti dan kartu merah sekaligus. Hukuman Penalti diberikan wasit karena bek PSM yakni Reva Adi Utama dianggap Handsball, sementara kartu merah Anthony Klok yang mendapat dua kartu kuning.
"Penalti dan keluarnya Klok juga membuat kami semakin tertekan," kata pelatih PSM, Robert Rene Alberts usai pertandingan.
Rene Albert juga menyayangkan keputusan wasit atas hadiah penalti untuk Bali United dan juga kartu merah salah satu pilar PSM.
"Keputusan wasit sangat mempengaruhi permainan. Tolong tanya wasit mengenai kartu kuning kedua. Tanya juga wasit soal penalti. Tolong tanya wasit soal itu," keluh Robert.
Meski begitu, secara keseluruhan penampilan Bali United memang lebih baik dibanding PSM. Bali United tampil lebih kolektif, sementara PSM Makassar mengandalkan serangan balik.
"Skema bermain sangat jelas. Mereka pun tampil kolektif, Dua bek sayap PSM pun terlihat kesulitan meredam agresivitas Bali United. Kiper PSM juga tidak bermain dalam kondisi terbaiknya," kata Tony Ho, mantan asisten pelatih Persipura dan PSM.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel