Deretan 'Sandiwara' di Laga Persib Kontra Persija yang Harus Kamu Ketahui

shares |

Deretan 'Sandiwara' di Laga Persib Kontra Persija yang Harus Kamu Ketahui

Liga1ina.com. Tak dipungkiri, laga sengit Persib Bandung melawan Persija Jakarta di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) Sabtu (22/7) penuh dengan drama dan intrik. Laga BIG Match bertajuk El Clasico Indonesia ini memang diprediksi bakal berlangsung seru. Ya, memang tak aneh sekelas Real Madrid melawan Barcelona juga selalu prnuh dibumbui dengan intrik dan sandiwara. Namun sayangnya di Indonesia hingga harus menulur ke suporter yang diketahui melakukan tindakan anarkis, sementara di Spanyol suporter justru jauh dari kata anarkis sekalipun kedua pemain kesebelasan terlibat tensi tinggi.

Persib Bandung harus rela kehilangan tiga poin setelah ditahan imbang Persija Jakarta dengan skor 1-1. Penjaga gawang Persija yakni Andritany Ardhiyasa layak disebut Man Of The Match dimana dia mampu mengagalkan beberapa peluang Persib Bandung.

Gol Persib Bandung diciptakan oleh Ahmad Jufriyanto pada menit ke 16 setelah memanfaatkan tendangan pojok Atep. Namun empat menit kemudian Ramdani Lestaluhu sukses menyamakan kedudukan melalui sepakan keras mendatar yang tak sanggup dihalau I Made Wirawan. Nah, kali ini kami akan suguhkan deretan intrik dan sandiwara selama pertandingan yang tentu saja membuat kamu sekalian merasa geli melihatnya. Berikut daftarnya.

Akting Buruk Pachecho

Drama pertama dilakukan oleh Willian Pachecho, cukup buruk karena dia bukanlah seorang bintang film. Saat Persija sukses menyamakan kedudukan, tensi tinggi permainan kembali diperagakan Persib Bandung yang ingin membalas gol Ramdani. Menit ke-29 terjadilah intrik dimana Willian Pachecho mendapat "sentuhan" sangat minimalis dari Raphael Maitimo namun membuat sang pemain Persija tersebut jatuh tersungkur mengerang kesakitan, akibat insiden ini pertandingan harus dihentikan beberapa saat agar Pachecho mendapat perawatan medis. Setelah setelesai, Pachecho langsung bugar sehat wal afiat masuk ke lapangan.

Tamparan Vladimir Vujovic dan Kesakikan yang Telat

Drama yang kedua yang paling menyita perhatian adalah saat Ismed Sofyan mengerang kesakikan karena terkena tamparan bek Persib  Vladimir Vudjovic. Apa benar begitu?? Berawal dari Ahmad Jufriyanto yang melakukan "Kelepasan" menendang bola yang sudah keburu ditangkap Andritany sehingga membuat keributan didalam gawang Persija. Ismed datang dengan emosi tinggi dan terlibat adu dorong dengan para pemain.

Vladimir Vujovic yang terpancing dengan ulah Ismed kemudian terlibat adu mulut. Akting mulai terjadi dimana saat itu tertangkap kamera Ismed mencoba melakukan dorongan dan sndulan kemuka Vladimir, sayangnya Vlado tak berakting kesakitan dan tersungkur seperti halnya dilakukan pemain-pemain Eropa, justru Vlado terpancing dan sepintas melakukan sedikit tamparan yang sepertinya tak mengenai Ismed karena dihalang pemain lain. Namun Ismed langsung tersungkur dan mengerang kesakitan hingga pertandingan tertahan cukup lama.


Tragedi Matsunaga Diinjak Pachecho

Bisa dibilang Shohei Matsunaga pemain yang selalu berusahan suportif disetiap pertandingan yang dijalani. Namun sayang dia kerap kali mendapat perlakukan kurang mengenakan dari pemain lawan, tapi pemain ini jarang melakukan protes berlebihan. Ini kembali terjadi saat Matsunaga mengalami "Injakan disengaja". Willian Pachecho setelah berduel dengan Matsunaga awalnya seperti terlihat meloncat ingin menghindar, namun sayang gerakan kakinya justru nakal dan menginjak paha Matsunaga. Aaawww!! Pasti sakit bukan? Matsunaga langsung mengerang kesakikan. Sayang wasit tak memberikan kartu apapun kepada Pachecho.


Tragedi Lempar Botol Bobotoh

Tak dipungkiri laga Persib melawan Persija berakhir dengan tragedi hujan botol minuman mineral kelapangan. Bahkan diakhir pertandingan terlihat Vudjovic terlihat adu fisik dengan pemain Persija Jakarta. Kemudian beberapa oknum suporter masuk kelapangan dan melakukan aksi tak terpuji. Lemparan botol bahkan batu terus menghujai pemain Persija. Alhasil para pemain dievakuasi keamanan, Persija tak mau melakukan konferensi Pers karena menganggap membahayakan tim. Mereka langsung bertolak ke Jakarta dengan pengawalan ketat.

Baca: Berakhir Ricuh, Pelatih Persija Tolak Konferensi Pers dan Minta Persib dan Bobotoh Dihukum

 Tragedi Lempar Botol Bobotoh

Aksi ini tentu tak patut di contoh, Persib yang sebelumnya didenda ratusan juta oleh PSSI terancam terkena sanksi yang lebih berat lagi. Maka siapa yang salah?

Related Posts