Loading...

Pelatih PSM Makassar Sebut Sepak Bola Indonesia Penuh Korupsi

Pelatih PSM Makassar Sebut Sepak Bola Indonesia Penuh Korupsi

Liga1ina.com. PSM Makassar yang ditaklukan oleh PS TNI pada pekan keenam Gojek Traveloka Liga 1 hari Senin (15/5) di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor masih menyisakan kekecewaan yang mendalam bagi pelatih PSM, Robert Rene Alberts.

Menurutnya, PSM Makassar seharusnya mendapatkan dua hadiah penalti dipertandingan tersebut.
"Harusnya kami dapat dua penalti, ada juga pemain lawan yang layak dapat kartu merah," kata Alberts usai laga di Stadion Pakansari, Bogor.
"Penalti pertama itu terjadi di babak pertama karena lawan melakukan blok pake tangan, kedua saat Hamka (Hamzah) diambil kakinya di babak kedua," jelasnya.
Pada laga tersebut, PSM Makassar harus kalah dari tuan rumah dengan skor 1-2. Gol PS TNI dicetak oleh Elio Martins dan Leonel Jorge Nunez dibabak pertama dan kedua. Sementara PSM Makassar hanya bisa membalas satu gole melalui Titus Bonai yang melepaskan umpan namun gagal ditangkap kiper tuan rumah Teguh Amiruddin.

Bukan hanya itu. Alberts juga menyayangkan tindakan tak terpuji dari kapten tim PS TNI, Manahati Lestusen yang melakukan aksi pemukulan kepada Antihony Klok.
"Pemain PS TNI juga ada yang memukul wajah pemain saya dan tak dapat kartu merah, padahal wasit melihat. Saya bingung bagaimana dengan kelanjutan sepak bola Indonesia yang penuh korupsi," ungkapnya.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel