Loading...

Meski Banyak Korban, Ivan Kolev Bantah PS TNI Hobi Main Keras

Meski Banyak Korban, Ivan Kolev Bantah PS TNI Hobi Main Keras

Liga1ina.com. Publik menilai PS TNI tampil sangat baik di kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 hingga pekan keenam. Bahkan tim yang berjuluk The Army tersebut saat ini menempati papan atas klasemen yakni posisi 3 dibawah PSM dan Persib Bandung. Namun kesuksesan PS TNI tak sedikit menuai cibiran, pasalnya anak asuh Ivan Kolev tersebut sering memperagakan permainan kasar, hal inipun diperkuat dengan koleksi 14 kartu kuning dalam dua pertandingan terakhir.

Bahkan tak hanya itu, pemain andalan Abduh Lestaluhu harus menerima ganjaran 5 kali larangan main karena terbukti melakukan pemukulan brutal dipertandingan terakhirnya. Tak hanya itu, kapten tim Manahati Lestusen juga baru saja mendapat hukuman tiga kali larangan main karena mencekik pemain PSM Makassar Anthony Klok.

Jelang pekan ketujuh, PS TNI akan bertandang ke markas Madura United dan bukan tidak mungkin permainan kasar akan dipragakan kepada Laskar Sappeh Kerab di Stadion Gelora Bangkalan, Jumat (19/5/2017) hari.

Namun dicap sebagai tim kasar, pelatih Ivan Kolev membantahnya, pasalnya anak asuhnya selama ini main biasa saja tanpa ada unsur kesengajaan melakukan pelanggaran. Dia menambahkan, permainan tersebut diperagakan hanya sebagai upaya mencetak gol dan memenangkan pertandingan.
"Saya pikir tidak begitu keras. Kami biasa, ya itu untuk cetak gol jadi mungkin harus keras, tapi menurut saya kami main biasa," kata Ivan Kolev, Kamis (18/5/2017).
Padahal sebelumnya Ivan Kolev mengakui bahwa anak asuhnya mudah terpancing emosi, hal ini diungkapkannya setelah mengalahkan PSM Makassar di Stadion Pakansari Cibinong dipekan keenam. Kapten tim Manahati Lestusen yang melakukan tindakan kasar dengan mencekik Marc Anthony Klok tak luput dari komentar sang pelatih. Bahkan dia mengatakan akan emmpersiapkan obat khusus untuk mengatasi sikap tempramental pemain.
"Mungkin yang pertama saya akan beri obat mereka semua supaya mereka tidak emosi. Sebenarnya yang paling bagus kalau pemain bisa mengontrol emosi, karena itu bisa ganggu penampilan mereka. Saya harap mereka bisa mengontrol diri kedepannya," ujarnya beberapa waktu lalu. sambung mantan pelatih tim nasional Indonesia ini.
Permainan kasar PS TNI bukan tanpa bukti, di pekan pertama saat PS TNI melawan Borneo FC. insiden cedera berat sempat dialami dua pemain Borneo FC, Helder Lobato dan Wahyudi Tolle Hamisi. Helder harus menerima 6 jahitan di pelipis mata kiri, sementara Tolle mengalami gagar rotak ringan yang dikabarkan sempat lupa ingatan. Pertandingan tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2.

Kemudian saat PS TNI melawan Bhayangkara FC terjadi insiden yang menarik banyak perhatian pencinta sepakbola termasuk Menpora, saat itu Abduh Lestaluhu dengan sengaja melakukan pemukulan sporadis terhadap wajah Thiago Furtuoso striker BFC. Dan terakhir saat menjamu PSM Makassar yakni kapten tim Manahati Lestusen yang melakukan cekikan terhadap Marc Anthony Klok.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel