Loading...

Dibalik Suksesnya PS TNI: Dua Laga Terkahir dapat 14 Kartu Kuning

Dibalik Suksesnya PS TNI: Dua Laga Terkahir dapat 14 Kartu Kuning

Liga1ina.com. PS TNI menjadi tim kuda hitam yang wajib diwaspadai tim lain. Pasalnya hingga pekan keenam tim yang berjuluk The Army ini belum pernah terkalahkan. Bukan hanya itu, PSM Makassar yang berada di puncak Klasemen harus menerima kekalahan perdananya oleh PS TNI pada hari Senin (15/5) di Stadion Pakansari, Cibinong, Bogor dengan skor akhir 2-1.

Sayangnya penampilan sensasional PS TNI bukan tanpa cacat, justru Tim yang dimiliki oleh instansi pemerintah ini dinilai sarat melakukan pelanggaran. Hal ini terbukti dalam dua laga terbarunya, PS TNI harus menerima 14 kartu kuning.

Permainan keras kerap ditampilkan oleh Manahati Lestusen dan kolega, pada saat melawan PSM Makassar, skuad PS TNI harus menerima tujuh karu kuning. Mereka diantaranya Muhammad Kasim Slamat (13'), Safri Al Irfandi (37'), Agil Munawar (42'), Manahati Lestusen (45'), Ahmad Nufiandini (70'), Teguh Amiruddin (80'), dan Elio Bruno Martins (83').
Bukan hanya itu, dipertandingan sebelumnya saat mengalahkan Barito Putera di Banjarmasin, Selasa (9/5), PS TNI Juga bermain keras sehingga wasit menghadiahi 7 kartu kuning. Mereka diantaranya adalah Facundo Talin (22'), kiper Teguh Amiruddin (44'), Ganjar Mukti (54'), Erwin Ramdani (65'), Elio Bruno Martins (84'), dan Hong Soon Hak (90').
Dibalik Suksesnya PS TNI: Dua Laga Terkahir dapat 14 Kartu Kuning

Pelatih baru PS TNI, Ivan Kolev menyadari kelemahan anak asuhnya yakni tak mampu mengendalikan emosinya. Oleh sebab itu dirinya akan mempersiapkan cara khusus untuk menangani mental para pemain.
"Pertama saya akan kasih obat kepada mereka, hehehe. Bukan itu. Itulah sepak bola. Memang emosi di sepak bola tinggi sekali," kata Kolev seusai pertandingan.
"Yang paling bagus pemain bisa mengontrol emosi karena hal itu mengganggu penampilan mereka. Kami akan membicarakan masalah ini dan saya berharap mereka bisa mengontrol emosinya," tuturnya menambahkan.
Permainan PS TNI yang cenderung keras dengan banyaknya kartu kuning yang dikeluarkan membuat The Army terancam terkena sanksi denda. Hal ini tertuang dalam peraturan AFC Diciplinary Code 2016 pada pasal 54 ayat 1.

Berikut kutipannya:

Setiap tim yang menerima minimal lima sanksi individu (Peringatan [kartu kuning] atau Pengusiran ([kartu merah]) dari wasit saat pertandingan, mereka telah dinyatakan melakukan pelanggaran peraturan.

Penalti:
Denda sebesar 600 dollar Amerika per pengusiran dan 300 dollar Amerika per peringatan. Kecuali jika ada regulasi berbeda dalam kompetisi (Bandingkan dengan Artikel 142)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel