4 Klub Indonesia ini Dinilai Sulit dapatkan Lisensi AFC, Ini Alasannya

shares |

4 Klub Indonesia ini Dinilai Sulit dapatkan Lisensi AFC, Ini Alasannya

Liga1ina.com. Beberapa waktu lalu PSSI menggelar pelatihan untuk peserta kompetisi Gojek Traveloka Liga 1, ada 18 klub yang mengikuti pelatihan tersebut untuk mendapatkan Lisensi AFC. Hal ini sangat penting agar klub-klub tersebut bisa bermain dikompetisi level Asia tahun depan.

Tapi ada kabar yang kurang mengenakan bagi beberapa klub tanah air, pasalnya mereka tak bisa ikut lisensi AFC. Masalahnya adalah beberapa klub tersebut sebelumnya pernah berganti nama atau berganti kepemilikan dengan melakukan jual beli agar bisa bermain di kasta tertinggi sepakbola Indonesia.

Klub-klub tersebut diantaranya adalah Madura United, Bhayangkara FC, PS TNI, dan Arema FC adalah empat klub yang baru berganti nama. Alhasil mereka harus sabar menunggu hingga dua tahun agar bisa mengikuti pelatihan lisensi AFC.
"Permasalahan itu sudah kami sampaikan pada pihak klub, satu hari setelah rapat kami sudah membuat laporan keringanan kepada AFC dan kami masih menunggu surat balasan dari AFC dan jika nanti surat tersebut sudah ada, kami akan kirimkan kepada empat klub tersebut, semoga minggu depan hasilnya sudah bisa kami sampaikan," ujar Direktur Kompetisi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Tigor Shalomboboy.
Seperti diketahui Madura United membeli saham Persipasi Bandung Raya (PBR), PS TNI mengakuisisi saham Persiram Raja Ampat, Arema FC mengganti nama dari Arema Cronus, sementara itu Bhayangkara FC baru terjun di kompetisi profesional pada tahun 2015 lalu usai sebelumnya bernama Surabaya United dan PS Polri.

Related Posts