Persib Boyong Essien dan Cole Ke Bogor Sambil Nunggu Rekomendasi BOPI

shares |

Persib Boyong Essien dan Cole Ke Bogor Sambil Nunggu Rekomendasi BOPI

Liga1ina.com. Persib Bandung akan menghadapi PS TNI dilaga lanjutan Kompetisi Gojek Traveloka Liga 1 pekan kedua. Pertandingan ini akan berlangsung hari Sabtu (22/4) di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor sebagai Markas PS TNI musim ini.

Dari 21 pemain diboyong pelatih Persib Djadjang Nurdjaman ke Bogor, menariknya ada nama Michael Essien dan Carlton Cole, padahal saat ini kedua pemain tersebut sedang dipermasalahkan Kartu Ijin Tinggal Sementara (KITAS) oleh BOPI.

BOPI menilai ada pelanggaran dari kedua pemain ini karena tampil pada laga perdana menghadapi Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA),15 April lalu.

Djanur mengatakan, kedua pemain tersebut dibawa ke Bogor sebagai antisipasi jika nanti ada ijin dari pihak otorotas tentang kedua pemain bintangnya tersebut. Jika sudah ada lampu hijau maka bisa dimainkan, namun jika nantinya tak dapat lambu hijau, maka Djanur tak akan memaksakan Essien dan Cole untuk main.
“Kita lihat nanti saja apakah disahkan atau tidak (administrasi) mereka, kalau tidak ada rekomendasi dari LIB sehingga engga boleh main ya masa saya mainkan,” Kata Djanur di Mes Persib, Kamis (20/4) seperti dikutip dari laman Simamaung.
Alasan lainnya kenapa kedua pemain tersebut dibawa ke Bogor adalah untuk adaptasi dengan kondisi Liga di Indonesia, pasalnya untuk laga tandang, maka Persib harus melakukan perjalanan jauh serta kondisi cuaca yang berbeda di setiap kota.
“Akan menjadi pembelajaran buat dia sepakbola Indonesia seperti ini, jarak yang jauh dan cuaca yang beda, sedangkan di negara asalnya sama apalagi perbedaannya ekstrim. Jadi pasti bukan hal yang mudah untuk mereka,” jelasnya.
IJIN MICHAEL ESSIEN DAN CARLTON COLE

Saat ini, manajemen Persib Bandung tengah mengupayakan pengurusan KITAS pemain dengan mengurus terlebih dahulu Izin Mempekerjakan Tenaga kerja Asing (IMTA) yang dikeluarkan oleh Kementerian Tenaga Kerja.

Sayangnya, IMTA sendiri tak akan turun jika belum mendapatkan rekomendasi dari Badan Olahraga Profesional Indonesia (BOPI) dan PSSI dan baru PSSI saja yang sudah memberikan rekomendasi.
"Kami mau mengajukan ke Kementerian Tenaga Kerja namun harus ada rekomendasi dari PSSI dan BOPI," ungkap Sekretaris Umum Tim Persib, Yudiyana, sebagaimana dikutip SuperBall.id Jumat (21/4/2017).
Yudiyana juga mengatakan, pihaknya sudah mengurus hal ini ke BOPI sejak jauh-jauh hari sebelum kompetisi bergulir dan tinggal menunggu waktu saja.
"Setelah berkomunikasi dengan BOPI, surat itu katanya ada di Ketua Umum dan tim verifikasi, jadi kita mau melangkah bagaimana, kalau rekomendasi dari BOPI itu belum keluar. Kami sudah minta rekomendasi itu (BOPI) sejak kompetisi belum digelar tanggal 15," tambahnya.

Related Posts