Loading...

Meski Menang Atas Persita Tangerang, Timnas Indonesia U-22 Masih Sering Main Individu


Liga1ina.com. Timnas Indonesia U-22 asuhan Luis Milla sukses kalahkan Persita Tangerang dalam laga uji coba yang digelar hari Selasa (25/4) di Lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH) Karawaci. Evan Dimas sukses meraih kemenangan tipis 2-1 dengan gol yang dicetaok oleh Febri Hariyadi dan Osvaldo Haay.

Meski meraih kemenangan, Timnas Indonesia U-22 masih banyak kekurangan, hal ini diungkapkan oleh Asisten pelatih Persita Tangerang Wiganda Saputra. Menurutnya, anak asuh Luis Milla masih belum memiliki pola permainan yang jelas dan kerja sama antar pemain masih belum terbangun.

Pemain Timnas U-22 masih terlihat sering memainkan bola sendiri tanpa arahan yang jelas. Wiganda khawair jika hal tersebut tidak perbaiki dengan cepat, maka target medali emas di SEA GAMES, Kuala Lumpur, Malaysia pada 19-31 Agustus 2017 nanti tak akan terwujud.
"Saya masih lihat secara individu mereka bermain. Mungkin perlu waktu pelatih timnas Indonesia U-22 ini, buat menyatukan pola permainan," kata Wiganda usai pertandingan. 
"Tapi saya tidak begitu tahu bagaimana keinginan yang beliau. Saya melihat belum ada skema permainan, seperti dari sayap atau through pass. Para pemain masih individual bermainnya," ia menambahkan.
Meski demikian, Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-22, Bima Sakti mengatakan permainan anak asuhnya kini sudah ada perubahan yang lebih baik, terutama saat melakukan pressing kepada tim lawan.

Bukan hanya itu, permainan dari kaki-ke kaki juga lebih terlihat baik dibanding pada saat melawan Myanmar.
"Tadi Coach Milla memberikan intruksi untuk melakukan pressing di lini depan agar mempersempit lawan untuk melakukan serangan," ucap Bima selepas pertandingan.
"Para pemain juga cepat melancarkan sirkulasi bolanya, satu serangan ke kiri dan satu serangan ke kanan dan itu dilakukan secara bergantian, cukup bagus," terang Bima.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel