Madura United Terancam Tak Lolos Verifikasi Liga Karena Tunggakan Gaji

shares |

Madura United Terancam Tak Lolos Verifikasi Liga Karena Tunggakan Gaji

Liga1ina.com. Kasus tunggakan gaji mantan pelatih Pelita Bandung Raya (PBR), Darko Janackovic kini menyeret Madura United. Pengacara Darko menganggap MU turut bertanggung jawab atas kasus tunggakan gaji karena merupakan klub akuisisi dari PBR.

Henry Indraguna yang menjadi pengacara Darko mengungkapkan keterlibatan Madura United dalam kasus ini dan mendesak PSSI untuk mengikut sertakan Madura United dalam pertemuan.

Menurut Henry, sebelum mengakuisisi sebuah klub dalam hal ini PBR, maka manajemen Madura United berkewajiban untuk menyelesaikan permasalahan termasuk gaji Darko saat menjadi pelatih di PBR.
"Kalau bicara lisensi apapun juga kembali kepada aturan FIFA. Di situ kan sudah ada kalau lisensi itu tetap menjadi tanggung jawab. Jadi kami akan tetap meminta kepada PSSI untuk Madura tidak boleh ikut liga sebelum membayar klien kami," ujar Henry di kantor PSSI, Rabu (12/04/17) seperti dikutip dari Indosport..
Karena masalah ini, Madura United bisa tersandung proses verifikasi klub untuk Liga 1 Indonesia dan terancam dicoret dari keikut sertaannya. Namun PSSI melalui Plt Sekjennya, Joko Driyono menepis kemungkinan tersebut. PSSI akan mempertemukan tim kuasa hukum Darko dan PBR untuk mencari solusi permasalahnnya.
"PSSI memastikan semua klub yang telah terdaftar di liga satu liga dua valid ke depannya. Jadi case yang dihadapi klub untuk kasus apapun yang dihadapi masing-masing klub baik pemain yang haknya belum terpenuhi atau apapun ini ada proses memverifikasi dan validasi," ujar Joko.
"Kalau itu valid bahkan penyelesaian sengketanya itu dibayar, berkomitmen negosiasi, dan seterusnya itu tidak mudah, tapi PSSI posisinya ingin proteksi hak dan kewajiban, pasti ada alasan kenapa gaji belum dibayar dan kita ingin balance antara penerima dan pemberi gajinya," tutupnya.

Related Posts