Jika Ingin Menang Lawan Arema FC, PERSIB BANDUNG Harus Mau...

shares |

Jika Ingin Menang Lawan Arema FC, Persib Bandung Harus...

Liga1ina.com. Tinggal hitungan jam lagi laga panas pertandingan perdana Liga 1 Indonesia (Go-jek Traveloka Liga 1) akan tersaji di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Persib Bandung sebagai juara Liga Indonesia musim 2014 lalu akan menghadapi juara Piala Presiden 2017, Arema FC. Pertandingan ini akan digelar hari Sabtu, 15 April 2017 dan disiarkan langsung di TVOne pukul 19:00 WIB. Lantas apa yang menarik dari laga ini?

Tentu saja ini adalah laga yang paling banyak menyedot perhatian publik sepakbola tanah air dan bahkan secara internasional. Pasalnya dua klub ini sudah menjadi rival berat sejak lama. Apalagi di kubu Persib Bandung ada nama Michael Essien dan Carlton Cole yang sudah menjadi magnet media luar untuk lebih dekat lagi dengan Maung Bandung.

Kedua kesebelasan memang sangat pede menghadapi Liga 1 Indonesia 2017 ini, masing-masing tim sudah matang mempersiapkan diri dengan merekrut beberapa pemain baru. Baik Persib maupun Arema FC yakin akan mampu meraih gelar juara pada kompetisi kali ini. Lantas apa yang menarik dari laga nanti?? Kami akan sedikit berikan ulasannya untuk sobat sekalian.

Laga Panas yang Bakalan Keras!

Persib Bandung dan Arema FC adalah rival berat sudah sejak lama, bukan hanya didalam lapangan, kedua siporter fanatik yakni Viking untuk Persib Bandung dan Aremania untuk Arema FC tak pernah akur, keduanya saling bersebrangan sehingga tak ayal setiap kali kedua kesebelasan bertanding, salah satu suporter tak boleh hadir dikandang lawan, inipula yang akan tersaji dalam laga Persib Bandung vs Arema FC nanti dimana suporter tim tamu Aremania dilarang untuk hadir ke Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Panas diluar lapangan sudah pasti, dan itupula yang diprediksikan tersaji didalam lapangan, apalagi ini adalah laga perdana yang cukup berpengaruh untuk laga-laga selanjutnya, kemenangan menjadi harga mutlak untuk meningkatkan mentalitas pemain menghadapi Liga 1, apalagi "Adu Gengsi" dikeduanya akan semakin memanaskan situasi. Laga ini ibarat Final, siapa yang mampu menang dilaga nanti, maka gelar juara sudah terlihat didepan mata meski memang perjalanan masih sangat jauh.

Konsistensi Permainan Dari Awal

Lupakan statistik, Di Liga Indonesia sendiri tak begitu pengaruh statistik pertandingan sebelumnya, Bisa jadi 10 laga terakhir atau 5 laga terakhir selalu menang dalam uji coba, tapi hal itu bukan menjadi jaminan akan menang di Laga nanti.

Persib yang dihuni oleh banyak pemain bintang selalu menorehkan hasil buruk saat uji coba, Melawan PSMS Medan harus berakhir tanpa gol. Sementara lawan Bali United di Stadion GBLA, Persib harus rela dipermalukan dengan skor tipis 2-1. Sementara Arema FC sukses menang 2 gol tanpa balas saat bertandang ke Medan menghadapi PSMS Medan. Ini tentu menjadi modal penting bagi Arema FC dari sisi mental, sementara Persib sudah pasti akan melakukan perbaikan besar-besaran.

Konsistensi menjadi modal penting untuk kedua kesebelasan. Dikubu Persib Bandung, dua laga terakhir memang berakhir menyakitkan. Kesalahannya adalah Persib seperti tak berniat memenangkan pertandingan, lebih cenderung melihat skema yang pantas dimainkan di kompetisi remsi nanti dengan mencoba memainkan pemain-pemain baru. Saat melawan PSMS Medan dan Bali United, Persib terlihat malah memainkan skuad lapis kedua, beberapa pemain justru masih minim pengalaman. Saat bertandang ke PSMS Medan, jelas Persib kesulitan menjebol gawang lawan, bahkan untuk bermain dilini tengahpun masih sulit. Untungnya PSMS Medan juga mengalami hal yang sama sehingga gawang Persib masih aman.

Sementara saat menjamu Bali United, kesalahan ada di babak pertama dimana skuad lapis kedua menjadi andalan. Hasilnya Bali United mampu mengobrak abrik semua lini Persib Bandung, mulai dari tengah hingga bagian belakang. Lini depan Persib terlihat masalah besar, begitupun lini tengah, Permainan dikuasai oleh Bali United.

Jika Maung Bandung ingin menang di Laga melawan Arema FC nanti, maka Persib harus mau merubah skema secara radikal. Kembali ke skuad inti yang yang selalu menjadi andalan dan tak ragu untuk dimainkan dari menit awal. Jika ingin menang, kuncinya Persib harus menang di Lini tengah, Michael Essien saja masih belum cukup jika tidak ditemani oleh pemain yang berpengalaman. Ada nama Hariono, Kim Kurniawan, Zola ataupun Dedi. Maka Pelatih harus memilih siapa yang paling pas.

Kami lebih cenderung memilih Michael Essien yang diduetkan dengan Kim Kurniawan, kenapa? Karena Kim memiliki tipikal permainan cepat dengan visi kedepan. Dia cepat memutuskan kemana bola akan diumpan, namun juga tipikal yang ngotot dan mampu berduel, meminimalisir pelanggaran dan tak jarang mencetak gol. Gaya Kim memang mirip dengan permainan Eropa, maka duet dengan Michael Essien menjadi solusi yang cukup bisa diandalkan, Pelatih juga bisa memasang Kim, Hariono dan Michael Essien dilini tengah. Tentu ini lebih berpeluang menguasai lini tengah.

Jangan lupakan juga Rhapael Maitimo yang sukses menciptakan satu gol saat melawan Bali United. Babak pertama atau kedua , Michael Essien bisa dipasang bersama Maitimo dan Kim Kurniawan sebagai pasangan ideal dilini tengah. Atau bisa juga Essien, Hariono dan Kim Kurniawan.

Namun karena ada regulasi pemain muda harus main selama 45 menit, maka babak pertama bisa memasang Michael Essien, Hariono dan Gian Zola.

Lantas di lini depan tak ragu untuk memainkan Striker baru Carlton Cole, pemain mahal ini rasanya sudah cukup siap melakoni laga perdana melawan Arema FC. Dengan postur tubuh yang tinggi, dia bisa menjadi target umpan yang matang yang diberikan Atep atau Febri. Tentu saja kedua sayap Persib itu harus meminimalisir "menggocek" bola yang tak perlu, kecuali jika sang pemain ingin melakukan tusukan hingga mulut gawang. Ingat, banyak peluang dari sisi sayap yang memang masih menjadi ciri khas Persib yang sebenarnya terlihat monoton dan mudah terbaca tim lawan.

Jika Febri dan Atep sanggup memberikan umpan matang ke mulut gawang dimana ada Carlton Cole, tentu itu akan sangat membahayakan tim lawan. Jangan sampai Carlton Cole sudah siap menyundul namun bola masih saja diputar-putar disisi sayap.

Lini belakang rasanya tak ada masalah, jika lini tengah sudah kuat, maka lini belakang akan lebih kuat, hanya perlu fokus mengantisipasi serangan lawan dan jangan melakukan kesalahan. Arema FC memiliki serangan kuat baik dari sisi sayap maupun tusukan ke pertahanan Persib. Mereka sering menciptakan gol melalui skema apik, juga mampu menciptakan gol melalui sundulan.
Jika Ingin Menang Lawan Arema FC, PERSIB BANDUNG Harus Mau menurunkan pemain inti dari awal ditambah dua pemain muda yang tepat untuk memenuhi regulasi PSSI, Pemain itu ada pada Febri dan Zola. Bermain disiplin dan menekan dari awal dengan tidak memberi ruang bagi Arema FC untuk memainkan bola. Persib harus mampu menguasai lini tengah untuk mengontrol permainan.

Peluang Persib Bandung melawan Arema FC

Jika Persib konsisten dengan skuad utamanya dari awal, maka Persib memiliki peluang lebih besar untuk memenangan permainan. Apalagi kali ini Maung Bandung akan bermain dihadapan puluhan ribu suporter fanatiknya. Sejak menit awal Persib harus main solid dan menekan, gaya main ini harus dipertahankan sepanjang pertandingan, lebih bagus ditingkatkan. Maka persentasi menang semakin besar. Menurut kami, Persib mampu menang dengan skor 3-1.

Related Posts