Loading...

WOW Metode Latihan Timnas Indonesia ala Luis Milla Mulai Kelihatan, Penasaran?? Baca Biar Mantap!

WOW Metode Latihan Timnas Indonesia ala Luis Milla Mulai Kelihatan, Penasaran?? Baca Biar Mantap!

Liga1ina.com. Era baru Timnas Indonesia nampaknya kali ini akan menorehkan sejarah baru, datangnya Luis Milla ke Indonesia sebagai arsitek baru Timnas Indonesia memang belum terbukti mengingat Timnas asuhannya belum sekalipun melakukan uji coba. Rencananya akhir Maret 2017 ini antara tanggal 25 hingga 27 akan melakoni laga uji coba melawan Myanmar yang tak kalah garangnya, mereka pernah mengikuti Piala Dunia 2016 lalu di Selandia Baru untuk usia 20 tahun.

Namun hadirnya Luis Milla di jajaran pelatih Timnas tentu saja memberikan harapan besar. Pelatih yang pernah menangani Real Zaragoza ini sudah mulai menerapkan metode latihannya selama dua tahapan seleksi hingga saat ini.

Nampak jelas Milla merepatkan sepakbola Modern, hal ini terlihat dari gaya permainan umpan-umpan pendek yang memang kerap dilakukan oleh tim-tim Eropa. Bukan hanya itu, Evan Dimas dan kawan-kawan diharuskan bergerak mencari ruang dan tidak hanya diam stagnan saja, melainkan selalu dinamis.
Metode Latihan Timnas Indonesia

Operan pendek satu - dua dengan screening atau menghindari rebutan lawan memang dikenal baik dalam sepakbola Spanyol. Tak hanya Barca, timnas mereka pun memakai gaya ini.

Agar metode ini mulai bisa diterapkan oleh pemain, maka Luis Milla tak segan untuk mengecilkan lebar lapangan. Tentu saja lapangan akan terlihat lebih penuh sesak karena ada 10 vs 10 pemain didalamnya. Hal ini tentu saja menuntut pemain untuk melakukan operan pendek sekaligus sebagai bahan penilaian oleh Milla akan kemampuan pemain kapan waktu yang tepat untuk mengoper.

Bahkan ada dalam sebuah sesi dimana para pemain dibagi menjadi empat kelompok di ruang yang sempit. Cepat dalam bertindak dan merebut bola dari pemain lain bisa meningkatkan visi bermain dari para punggawa timnas kelak.

Keinginan Milla adalah pemain diharapkan bisa melakukan operan pendek lebih akurat dan nempel, melakukan operan pendek 3 hingga 4 kali sambil melihat kawan yang kosong dan membuka ruang sehingga memutuskan untuk mengumpan ke jarak yang lebih jauh.

Metode modern kelas Eropa juga namak jelas pada formasi 4.3.3 dengan tiga gelandang sejajar. Saat ini proses seleksi baru dilakukan dua kali, dan rencananya pekan depan akan melakukan seleksi tahap ketiga guna mencari yang terbaik dari yang terbaik.

Gak sabar ya, gimana nantina penampilan Timnas.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel