Jumat, 20 Juli 2018

Jelang 3 Laga Tandang, Mario Gomez: Kami akan Libas Satu Persatu!


Dalam 10 hari kedepan, Persib Bandung dihadapkan adwal padat dengan melakoni 3 laga tandang. Bukan hanya jadwal yang padat melainkan skuad Persib harus menempuh perjalanan jauh.

Mulai dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan, saat menghadapi tuan rumah Barito Putera pada tanggal 22 Juli mendatang.

Kemudian tanggal 26 Juli 2018, Persib Bandung harus terbang ke Surabaya untuk menghadapi Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo.

Dan tanggal 30 Juli menghadapi PS TIRA di Stadion Sultan Agung, Bantul, Yogyakarta.

Pelatih Persib, Roberto Carlos Mario Gomez, memberikan komentarnya terkait jadwal padat nan melelahkan yang akan dihadapi timnya itu.
"Kami fokus satu persatu. Tidak memikirkan yang lain. Kami harus memikirkan bagaimana caranya menang di kandang Barito Putera. Selanjutnya, kami fokus ke pertandingan berikut," kata Gomez.
Di akhir, pelatih berdarah Argentina itu mengungkapkan jika ia tak main-main dalam menatap tiga laga tandang itu.
"Kami akan menghadapi perjalanan yang cukup panjang dan melelahkan. Tentunya kami ingin membayar semua ini dengan hasil yang positif, yaitu poin penuh di setiap pertandingannya," ujarnya.

Usai Dibuang, Makan Konate Berhasrat Jebol Gawang Sriwijaya FC


Makan Konate yang kini memperkuat Arema FC berhasrat menjebol gawang mantan klubnya yakni Sriwijaya FC pada pekan ke-17 Gojek Liga 1 2018 di Stadion Jakabaring, Palembang, Sabtu (21/7/2018).

Tentu saja laga tersebut sangat berarti bagi tiga pemain baru Arema FC yakni Makan Konate, Hamka Hamzah, dan Alfin Tuasalamony.

Pasalnya sebelum berakhir putaran pertama Liga 1 2018 ketiga pemain merupakan pemain utama Sriwijaya FC.

Sayangnya lantaran ada permasalahan di internal klub membuat sembilan pemain Sriwijaya FC harus dicoret termasuk Konate, Hamka dan Alfin yang mengharuskan hijrah ke Arema FC. Kini, Konate sudah siap untuk menghadapi mantan klubnya tersebut.
"Kemarin teman, sekarang jadi lawan," kata Konate.
"Tapi lawan kami hanya di lapangan, setelah itu kami berteman lagi. Itulah sepak bola profesional," ucap gelandang serang asal Mali tersebut.
Pada laga nanti, Konate Makan menargetkan poin penuh sekalipun bermain di kandang lawan.

Mantan pemain Persib Bandung itu juga bertekad menjebol gawang Sriwijaya FC yang kemungkinan besar dikawal Teja Paku Alam.
"Saya datang ke sini untuk mendapatkan tiga poin. Kalau bisa saya cetak gol atau memberikan assist ke teman saya," ucap Konate.
Kamis, 19 Juli 2018

Zah Rahan Ke Persebaya Surabaya?


Madura United semakin santer diberitakan akan melepas Playmakernya asal Liberia yakni Zah Rahan. Bahkan pemain berusia 32 tahun tersebut sudah menyerahkan nasibnya kepada manajemen Madura United.
"Ya saya sedang menunggu manajemen untuk mengajak diskusi tentang kelanjutan karier saya di sini," kata Zah Rahan.
Soal dirinya akan kemana setelah didepak Madura United, Zah Rahan masih belum bisa memastikannya.

Hanya saja saat pertandingan terakhir Persebaya Surabaya kontra PSMS Medan, Zah Rahan nampak hadir menyaksikan laga tersebut di tribun Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Namun menurut Zah Rahan, dirinya hadir hanya ingin menyaksikan penampilan mantan rekannya yakni OK John dan Rhapael Maitimo.
"Ya, saya hadir saat Persebaya bermain kandang. Namun saya hanya ingin melihat penampilan OK John dan Raphael (Maitimo), tidak lebih," ujarnya. 
Persebaya Surabaya memang dikabarkan tertarik merekrut Zah Rahan, namun keinginan tersebut nampaknya sedikit berat lantaran PSMS Medan dan juga PSIS Semarang juga meminati jasanya.

Akademi Persib Kalahkan China dengan Skor Telak


Akademi Persib Cimahi kembali meraih kemenangan ketiganya di Internasional Dream Come True (DCT) U12 di Cina usai mengalahkan China dengan skor telak 5-1 pada hari Kamis (19/7/2018).

Atas hasil ini, Akademi Persib dipastikan lolos kebabak selanjutnya. Sebelumnya dipertandingan pertama Akademi Persib mampu mengalahkan wakil dari Vietnam (6-0) dan Taiwan (6-1). Mereka tinggal menyisakan satu pertandingan melawan wakil dari Hongkong.

Menanggapi hasil positif tersebut, Direktur Utama PT. PBB, Teddy Tjahjono mengatakan tengah menikmati progres dari anak-anak Akademi Persib dan memberikan apresiasi tinggi atas kinerja tim belia tersebut.
"Tapi dinikmati aja soalnya baru pertama tapi kalo hasilnya bagus sebagai pondasi jangka panjang. soalnya di klub akan muncul bibit bibit lokal yang punya potensi dengan jenjang karir yang kita punya lama lama bisa bermain di senior," kata Teddy di Graha Persib, Bandung, Kamis (19/7/2018).
Diapun berharap anak-anak yang menimba ilmu di Akademi Persib bisa memberikan kontribusi besar bagi persepakbolaan Indonesia dikemudian hari.
"Semoga bisa main di timnas dan tim luar negeri. Sebab pembinaan usia muda sangat penting, program jangka panjang karena bagus buat Persib dan bangsa," ujar Teddy.
Teddy pun berpesan kepada tim akademi Persib Cimahi agar terus menjaga kekompakan serta mengikuti aturan yang sudah dibuat oleh pembina.
"Ya kemarin kan saya waktu itu nyiapin ke anak-anak karena terkendala bahasa, jadi hati-hati jangan sampai pecah kelompok karena bahaya. Ikutin kakak-kakak pembina itu , itu pesannya," tutupnya.

Usai Semburan Ludah, Ivan Carlos Kirim Pesan Pribadi ke Kiper Bali United


Striker Persija Jakarta, Ivan Carlos melakukan tidakan konyol tidak terpuji saat bersua Bali United dipekan ke-16 Liga 1 2018, Selasa (16/7) di Stadion Sultan Agung Bantul, Yogyakarta.

Saat itu, Ivan Carlos tertangkap kamera melakukan ludahan kepada penjaga gawang Bali United, Wawan Hendrawan sekaligus memicu keributan antar pemain.

Tertinggalnya Persija Jakarta 0-2 oleh Bali United memicu emosi Ivan Carlos sehingga terpancing melakukan tindakan tidak pantas.

Bahkan setelah pertandingan usai, banyak pencinta sepakbola tanah air  ramai-ramai mengecam striker asal Brasil tersebut. Apalagi statusnya sebagai pemain asing dan melakukan tindakan tak pantas kepada pemain lokal.

Akhirnya dengan rasa penyesalan, Ivan Carlos pun meminta maaf kepada Wawan Hendrawan dengan mengirim pesan pribadi lewat Instagram.

Pesan itu pun dibalas oleh Wawan Hedrawan dengan nada positif. Wawan mengungkapkan tidak ada dendam kepada Ivan Carlos lantaran sudah melecehkannya.

Kedua pemain itu pun kemudian saling menyemangati satu sama lain. Tak hanya kepada wawan, Ivan Carlos juga menulis caption di akun pribadinya yakni meminta maaf kepada seluruh fan Bali United.

Persija Jakarta Kirim Surat Minta Jadwal Diundur Kontra Mitra Kukar


Pelatih Persija Jakarta, Stefano Cugurra mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat agar pertandingan kontra Mitra Kukar dipekan ke 17 Liga 1 2018 diundur.

Hal itu lantaran Tim Macan Kemayoran tidak mendapatkan tiket penerbangan menuju Kalimantan Timur.

Pertandingan ini rencananya akan dilangsungkan pada hari Sabtu (21/7/2018) di Stadion Aji Imbut, Tenggarong.

Biasanya, Persija berangkat dua hari sebelum pertandingan. Artinya, Ismed Sofyan dkk akan bertolak dari Jakarta ke Kalimantan Timur pada Kamis (19/7/2018).

Namun Persija Jakarta tidak mendapatkan tiket penerbangan pada hari Kamis (19/7/2018). Alhasil, Persija Jakarta harus mengirimkan surat ke PT LIB selaku operator Liga 1 serta pihak kepolisian di Tenggarong.

Sebelum Persija, terdapat Sriwijaya FC yang sempat kehabisan tiket untuk menuju ke Kalimantan Timur melawan Mitra Kukar. Hanya saja Sriwijaya FC mendapatkan info terbaru bahwa pertandingan itu diundur satu hari menjadi Rabu (18/7/2018).
"Kami terpaksa berangkat H-1 karena tiket penuh dan itu juga yang dialami oleh Sriwijaya FC yang harus ke Mitra Kukar dengan 6 penerbangan," kata pelatih yang akrab disapa Teco.
"Kami juga sudah mengirimkan surat pengunduran jadwal, namun pihak keamanan setempat tidak bisa menerima itu karena berbarengan dengan festival di sana pada 22 Juli 2018," Tambahnya.
Teco menambahkan dirinya dan tim sudah siap menghadapi Mitra Kukar dan siap bangkit usai mengalami empat kali hasil minor secara beruntun.
"Kami berlatih keras dalam dua hari terakhir dan semoga akan berimbas bagus di pertandingan nanti," kata Teco.

Posisi Nuriddin Davronov di Madura United Terancam Demi Gelandang Timnas Indonesia U-19


Kabar mengejutkan datang dari Madura United, kabarnya pihak manajemen akan melakukan evaluasi kepada salah satu pemain asingnya yakni Nuriddin Davronov.

Seperti diberitakan, posisi Nuriddin Davronov tengah terancam jika saja Madura United sukses mendaratkan gelandang baru incarannya.

Gelandang yang dimaksud adalah pemain Timnas Indonesia U-19 yang beberapa waktu lalu berlaga di Piala AFF U-19 2018.
“Kalau kita bisa mendatangkan satu gelandang dari timnas U-19 tersebut, tentu saja kami akan ada evaluasi untuk pemain gelandang. Pemain yang di evaluasi adalah Davronov,” papar Haruna Soemitro, Manajer Madura United.
Kabar bakal di evaluasinya Davronov tentu mengejutkan. Sebab, kapten timnas Tajikistan tersebut selama ini kerap jadi pilihan utama.

Davronov sudah memainkan 14 pertandingan untuk Madura United hingga pekan ke-16 Liga 1.

Sejauh ini, kapten Timnas Tajikistan tersebut sudah menyumbangkan satu gol untuk Madura United. Meski begitu, ada satu catatan minor Davronov yakni gagal mengeksekusi penalti saat Madura United bersua Perseru Serui beberapa waktu lalu.

Sementara itu mengenai pemain gelandang Timnas Indonesia U-19 hingga saat ini masih dirahasiakan. Namun menurut Haruna saat ini pihaknya tengah menyelesaikan masalah administrasi.

Saat disodorkan nama Syahrian Abimanyu, penggawa Sriwijaya FC, Haruna tidak mengiyakan dan juga tidak menolak.
“Belum tentu dia. Namanya rahasia dulu. Ditunggu saja sampai sampai pemain itu datang,” tandas Haruna.