Kehadiran Egy Maulana Dianggap Tamparan Keras Bagi Sepakbola Polandia

shares |


Egy Maulana Vikri tengah menjadi buah bibir dikalangan pencinta sepakbola tanah air. Pasalnya pemain asal Medan tersebut sukses mewujudkan mimpinya untuk berlaga di daratan Eropa.

Klub asal Polandia, Lechia Gdansk secara resmi telah mengontrak Egy selama tiga musim kedepan dan menggaransi Egy bermain di tim utama Liga Polandia. Egy sendiri memilih Polandia lantaran tak begitu sulit mendapatkan Masjid untuk beribadah.

Namun kehadiran Egy di klub barunya tersebut juga mendapat kritikan keras dari legenda hidup Lechia Gdansk Boguslaw Kaczmarek. Saat wawancara dengan dziennik.pl, Kaczmarek menganggap kehadiran Egy sebagai tamparan keras bagi sepakbola Polandia. Menurutnya Polandia tak kekurangan bakat pemain muda berkualitas.
"Di sini, tidak pernah ada kekurangan talenta dan orang yang bisa menemukan dan memoles talenta ini," beber pria yang pernah menjabat sebagai asisten pelatih Leo Beenhakker kala mengasuh Timnas Polandia (2006-2008).
Kaczmarek menilai kehadiran Egy hanya semata urusan kepentingan bisnis. Bahkan dirinya meragukan kemampuan Egy Maulana bermain bola.
"Untuk saat ini, itu (Egy Maulana Vikri) adalah gimmick pemasaran. Fakta bahwa seseorang menggambarkannya dengan bakat hebat tidak berarti apa-apa," jelas Kaczmarek, yang dulu pernah membela Lechia pada 1984-1992 silam.

Related Posts