3 Hal Mengejutkan ini Bikin Persib Gagal di Piala Presiden 2018, Bagamaina dengan Liga 1?

shares |

3 Hal Mengejutkan ini Bikin Persib Gagal di Piala Presiden 2018, Bagamaina dengan Liga 1?

Persib Bandung gagal melaju ke babak 8 besar Piala Presiden 2018 dengan pencapaian yang kurang memuaskan. Dari tiga laga yang dilakoni, Persib harus menelan 2 kali kekalahan yaitu oleh PSMS Medan dan PSM Makassar, kemudian hanya satu kali meraih kemenangan saat melawan Sriwijaya FC.

Meski bertajuk sebagai turnamen Pra musim namun kegagalan ini sudah cukup mengecewakan bagi para fans, apalagi Persib Bandung musim 2018 ini dituntut harus bisa lebih baik lagi setelah di Liga 1 2017 cukup terpuruk.

Pelatih terbaik Liga Malaysia yang pernah membesut Johor Darul Tak'zim (JDT), Roberto Carlos Mario Gomez diharapkan mampu mengangkat tim musim 2018. Apalagi sang pelatih memiliki track record mentereng dengan membawa JDT juara Piala AFC 2015 lalu.

Kini Mario Gomez akan lebih fokus lagi mempersiapkan tim untk kompetisi Liga 1 musim 2018. Namun dari kegagalan di Piala Presiden setidaknya ada beberapa faktor penyebab, diantaranya:

1. Terlalu Banyak Pemain Tua

Faktor usia pemainnya bisa menjadi salah satu penyebab Persib gagal di Piala Presiden. Semua pemain baru yang didatangkan rata-rata memiliki usia diatas 30 tahun. Sebut saja Victor Igbonefo (33), gelandang asal Korea Selatan, Oh In Kyun (33 tahun), hingga bek Serbia, Bojan Malisic (32). Usia tersebut dianggap sudah lewat dari masa keemasannya.

Kemudian dia pemain anyarnya yakni Eka Ramdani yang menginjak usia 33 tahun dan penyerang senior, Airlangga Sucipto yang berusia 32 tahun.

Jika diperhatikan, Persib memang lebih banyak didominasi para pemain tua. Terhitung 11 penggawa Persib yang telah berada di kisaran usia di atas 30 tahun, mereka adalah Wildansyah (31), Michael Essien (35), Toni Sucipto (31), Sergio van Dijk (35), Achmad Jufriyanto (30 resmi out), Supardi Nasir Bujang (34), Hariono (32), Ezechiel N`Douassel (30), Tantan (35), Atep (32), dan I Made Wirawan (36).

Hal ini sepertinya berbanding terbalik dengan klub lain, sebut saja PSMS Medan dan PSM Makassar saat mampu mengalahkan Persib dikandang. Mereka lebih dodominasi pemain muda dengan pergerakan yang lincah.

2. Tidak ada Striker Tajam

Dari tiga pertandingan babak penyisihan grup Piala Presiden 2018, Persib Bandung hanya mampu mencetak sebiji gol saja. Itupun bukan melalui strikernya melainkan gelandang baru asal Korea Selatan, Oh In-Kyun. Di Piala Presiden, Persib hanya memainkan dua striker bergantian yakni Airlangga Sucipto dan  Ezechiel N’Douassel. Sementara Ghozali Siregar masih berusia 25 tahun masih berstatus sebagai pemain seleksi.

3. Buang-buang Kesempatan

Saat menghadapi PSM Makassar dilaga pamungkas, Persib Bandung memiliki cukup banyak peluang, sayangnya tak bisa dimanfaatkan dengan baik. Apalagi PSM hanya diperkuat oleh 10 pemain.

Kalau tidak segera diperbaiki, maka sulit rasanya bagi Persib Bandung berbicara banyak di Liga 1 musim 2018, Bagaimana menurutmu?

Related Posts