Terungkap! Alasan Robin Van Persie Tolak Tawaran Dari Klub Indonesia

shares |

Terungkap! Alasan Robin Van Persie Tolak Tawaran Dari Klub Indonesia

Liga1ina.com. Jelang bergulirnya kopetisi Gojek Traveloka Liga 1 musim ini beberapa klub santer berburu pemain bintang berstatus Marquee Player, salah satu nama yang sempat ramai diperbincangkan ditanah air kala itu adalah eks bintang Arsenal dan Manchester United, Robin Van Persie (RVP). Ternyata proses negosiasi dengan salah satu klub Indonesia adalah benar adanya, belakangan terungkap Bali United menjadi tim yang tertarik pada pemain eks Timnas Belanda tersebut.

Kees Vos agen Robin van Persie buka kartu pada media lokal Turki Fotomac kalau pemainnya sempat diminati klub asal Indonesia.
“Van Persie mendapat tawaran dari Indonesia, tapi kami tidak menerima,” kata Kees Vos yang tidak memerinci identitas klub yang mendekati kliennya  pada Selasa (16/5/2017).
Saat ini RVP masih terikat kontrak dengan klub Turki, Fenerbache dan menyisakan satu musim lagi. Oleh sebab itu, sang agen tengah ancang-ancang mencarikan klub baru baginya.

Bahkan dikatakan klub asal China dan Arab Saudi sudah mendekat untuk mendapatkan tanda tangannya, sayangnya seperti Bali United, RVP menolaknya dengan alasan tertarik main di Liga Amerika Serikat atau Eropa. Dia juga mengaku ingin pulang kampung ke Belanda dan memperkuat klub lamanya Feyenoord.
“Ia ingin kembali ke Feyenoord. Biaya transfer dan akan pergi jika di atas 4 juta euro. Jika tidak, ia berencana menyelesaikan kontrak di sini,” jelas Kees Vos.
Sebelumnya, Presiden Bali United Pieter Tanuri sempat buka-bukaan mengenai proses negosiasi dengan RVP. Menurutnya harga yang masih cukup tinggi membuat pemain Belanda berdarah Turki tersebut gagal berlabuh di Bali.
"Saya sempat ditawari seorang agen Robin Van Persie. Tapi harganya sekitar 5,5 juta euro atau setara Rp 78 miliar," ucap Pieter.
Bahkan Agen RVP sempat menurunkan harganya menjadi 2 juta Euro atau setara dengan Rp.28,5 Miliar, sayangnya Bali United masih menilai harga tersebut terlalu mahal. Bali United hanya sanggup menyodorkan angka dikisaran Rp.8 Miliar hingga Rp.10 Miliar sehingga proses negosiasi terhenti.

Related Posts